PUSATRILIS
Menu
Panduan

Cara Mengirim Press Release ke Media & Wartawan

Naskah yang bagus tidak ada artinya kalau sampai ke orang yang salah, dengan cara yang salah. Panduan ini membahas cara menyusun media list, menulis email pitch ke wartawan, memilih waktu kirim, dan kapan sebaiknya memakai jasa distribusi.

Oleh Redaksi Pusat RilisDiperbarui 5 Juni 2026≈ 7 menit baca

Mengirim press release bukan soal menyebar ke sebanyak mungkin alamat, melainkan soal menyampaikan kabar yang tepat ke orang yang tepat pada waktu yang tepat. Pastikan naskah Anda sudah final dulu · lihat panduan cara membuat press release bila belum.

Lima langkah mengirim press release

1. Pastikan naskah final dan layak berita

Sebelum mengirim, pastikan rilis sudah rapi, punya news angle, dan bebas typo. Mengirim naskah setengah jadi membakar kesempatan · jurnalis jarang memberi peluang kedua.

2. Susun media list yang relevan

Buat daftar media dan jurnalis yang benar-benar meliput topik Anda. Sepuluh kontak yang relevan jauh lebih baik daripada seratus kontak acak. Catat nama, rubrik, dan email masing-masing.

3. Tulis email pitch yang singkat

Jangan menempelkan seluruh rilis mentah-mentah. Tulis email pendek: satu kalimat relevansi, dua–tiga kalimat inti berita, lalu lampirkan naskah lengkap dan foto. Subjek email menentukan dibuka atau tidak.

4. Pilih waktu kirim yang tepat

Kirim pada hari kerja, idealnya pagi Selasa hingga Kamis. Hindari akhir pekan dan larut malam. Jika ada embargo, sebutkan jelas tanggal dan jam boleh tayang.

5. Follow-up dengan sopan

Bila belum ada respons setelah beberapa hari, kirim satu pengingat singkat dan sopan. Cukup sekali · mengejar berkali-kali justru merusak hubungan dengan jurnalis.

Anatomi email pitch ke wartawan

Email pitch adalah pembungkus rilis Anda. Jurnalis sibuk, jadi buat singkat dan jelas. Gunakan kerangka ini:

Subjek: [Angle berita dalam 1 kalimat] · [Nama Perusahaan]

Halo [Nama Jurnalis],

[1 kalimat: kenapa ini relevan untuk rubrik/pembaca Anda.]

[2–3 kalimat inti berita: apa yang terjadi + satu data kunci.]

Naskah lengkap dan foto resolusi tinggi saya lampirkan. Saya senang
membantu bila butuh wawancara atau data tambahan.

Terima kasih,
[Nama] · [Jabatan], [Perusahaan]
[telepon/WhatsApp] · [email]

Contoh subjek email yang bekerja:

  • “Startup logistik buka 3 gudang baru di Indonesia Timur · LogistikKu”
  • “Riset: 7 dari 10 UMKM kuliner belum punya menu digital · DapurData”
  • “Festival literasi gratis hadirkan 50 penulis, 18–20 Juli di Yogyakarta”

Kesalahan saat mengirim

  • Mengirim ke ratusan email sekaligus dengan “Kepada Yth” dan semua alamat terlihat (gunakan pengiriman satu per satu atau BCC).
  • Subjek email kabur seperti “Press Release” tanpa angle · langsung terbaca sebagai spam.
  • Melampirkan file berukuran besar yang membuat email terpental.
  • Mengirim ke jurnalis yang rubriknya tidak relevan sama sekali.
  • Follow-up berkali-kali dalam sehari.
  • Tidak mencantumkan kontak yang bisa dihubungi untuk wawancara.

Kirim sendiri vs pakai jasa distribusi

Kirim sendiri cocok bila Anda sudah punya hubungan dengan jurnalis dan waktu untuk mengurus media list serta follow-up. Kelebihannya personal dan tanpa biaya distribusi.

Jasa distribusi (seperti jasa press release Pusat Rilis) cocok bila Anda belum punya media list, ingin menghemat waktu, dan butuh halaman arsip permanen ber-SEO agar rilis tetap bisa ditemukan lewat pencarian. Penting untuk jujur soal apa yang Anda beli: jasa distribusi menyebarkan dan mengarsipkan rilis Anda · rilis yang layak berita berpotensi diliput media partner, tetapi liputan editorial tidak pernah dijual sebagai paket. Itu yang membedakannya dari advertorial.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana cara mendapatkan kontak email wartawan?

Cek halaman redaksi atau “kontak” situs media, lihat byline (nama penulis) pada artikel sejenis, dan telusuri LinkedIn. Susun daftar yang relevan dengan rubrik mereka · bukan sembarang kontak.

Kapan waktu terbaik mengirim press release?

Umumnya hari kerja pagi, Selasa hingga Kamis, saat redaksi merencanakan liputan. Hindari Jumat sore, akhir pekan, dan larut malam. Sesuaikan juga dengan momentum berita Anda.

Apa itu embargo dalam press release?

Embargo adalah permintaan agar media tidak memublikasikan rilis sebelum tanggal dan jam tertentu. Berguna saat Anda ingin beberapa media tayang serentak. Sebutkan embargo dengan jelas di bagian atas naskah.

Berapa biaya jasa press release?

Bervariasi antar penyedia. Di Pusat Rilis, distribusi mulai Rp 297.000 untuk sekali rilis dan Anda baru membayar setelah naskah disetujui redaksi. Biaya ini untuk distribusi dan halaman arsip ber-SEO, bukan untuk membeli liputan.

Berapa kali boleh follow-up?

Cukup satu kali, beberapa hari setelah pengiriman pertama, dengan nada sopan. Mengirim pengingat berulang kali dalam waktu singkat justru menurunkan peluang Anda.

Hemat waktu · biar kami yang distribusikan

Kirim naskah Anda ke Pusat Rilis: tayang permanen di halaman ber-SEO milik Anda dan berpotensi diliput media partner. Mulai Rp 297.000, bayar hanya setelah disetujui redaksi.