Mitra UMKM Naik Kelas Capai 500 Ribu Mitra Aktif, Kucurkan Rp 8 Triliun Modal Kerja
PT Mitra UMKM Naik Kelas umumkan milestone 500 ribu UMKM mitra aktif di Indonesia, dengan total penyaluran modal kerja Rp 8 triliun tahun berjalan.
Diterbitkan oleh PT Mitra UMKM Naik Kelas

Jakarta, 31 Mei 2026 — PT Mitra UMKM Naik Kelas, platform digitalisasi UMKM yang menyediakan ekosistem terintegrasi mulai dari manajemen toko, akses pembiayaan, hingga jaringan distribusi, mengumumkan pencapaian 500.000 mitra UMKM aktif — menjadikannya platform B2B UMKM dengan basis pengguna terbesar di Indonesia berdasarkan jumlah mitra yang aktif bertransaksi minimal satu kali dalam 30 hari terakhir. Pencapaian ini dicapai hanya dalam 36 bulan sejak platform diluncurkan secara nasional pada Mei 2023, dengan laju pertumbuhan mitra baru rata-rata 14.000 per bulan sepanjang 2026.
PT Mitra UMKM Naik Kelas didirikan pada 2021 dengan proposisi nilai yang sederhana namun mendasar: UMKM Indonesia kehilangan pendapatan dan daya saing bukan karena kekurangan permintaan, melainkan karena kesenjangan kapabilitas operasional dan akses ekosistem. Platform Naik Kelas menjawab kesenjangan ini melalui empat pilar: digitalisasi catatan penjualan dan inventori (NaikKas), akses pembiayaan modal kerja melalui jaringan 12 mitra lender (NaikModal), integrasi distribusi ke agen dan warung (NaikSalur), serta program mentoring dan pelatihan bisnis bersertifikat (NaikSkill).
Dari 500.000 mitra aktif, data internal perusahaan menunjukkan dampak konkret: rata-rata omzet mitra yang menggunakan NaikKas meningkat 23 persen dalam 6 bulan pertama penggunaan, terutama dari kemampuan analisis stok yang mengurangi overstock dan stockout. Mitra yang mengakses NaikModal mencatat tingkat pelunasan tepat waktu sebesar 91,3 persen dengan nilai pinjaman yang disalurkan melebihi Rp 1,8 triliun kumulatif. Diversitas geografis juga mengesankan: 64 persen mitra aktif berlokasi di luar Pulau Jawa, dengan penetrasi tertinggi di Sumatera Utara, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan.
Roadmap Menuju 2 Juta Mitra dan Profitabilitas
Melampaui tonggak 500.000 mitra, Naik Kelas mengumumkan target ambisius 2 juta mitra aktif pada akhir 2028 yang didukung oleh rencana ekspansi ke tiga segmen baru: warung kelontong (segmen paling besar namun paling belum tersentuh digital dengan 4,5 juta unit di seluruh Indonesia), pedagang pasar tradisional, dan pengrajin dan pelaku ekonomi kreatif daerah. Untuk mendanai ekspansi ini, perusahaan sedang dalam proses finalisasi putaran pendanaan Seri B dengan target USD 30–40 juta yang dijadwalkan tutup pada Q3 2026.
Dari perspektif monetisasi, Naik Kelas beroperasi dengan model multi-revenue stream: biaya berlangganan platform (freemium dengan premium tier Rp 99.000/bulan), take rate 0,8–1,2 persen atas transaksi pembiayaan NaikModal, komisi distribusi NaikSalur, dan iklan tercocokan dari brand FMCG kepada segmen mitra yang relevan. Unit economics menunjukkan perbaikan konsisten: Customer Acquisition Cost (CAC) turun 34 persen year-over-year berkat program rujukan mitra yang menghasilkan 41 persen akuisisi organik. Perusahaan memproyeksikan break-even operasional pada Q2 2027.
Tentang PT Mitra UMKM Naik Kelas
PT Mitra UMKM Naik Kelas adalah perusahaan teknologi yang menyediakan ekosistem digitalisasi terintegrasi untuk UMKM Indonesia, mencakup manajemen toko, akses pembiayaan, distribusi, dan pelatihan bisnis. Didirikan pada 2021 di Jakarta, platform Naik Kelas melayani 500.000 mitra aktif di seluruh Indonesia dengan fokus pada pemerataan pertumbuhan UMKM di luar Pulau Jawa. Informasi lebih lanjut dan pendaftaran mitra tersedia di www.naikkelasumkm.id.
Rilis ini didistribusikan via Pusat Rilis.
Publikasikan rilis Anda

