PUSATRILIS
Menu
Properti2 menit baca

Diperbarui

Rumahku Luncurkan Platform Tokenisasi Properti Pertama di Asia Tenggara, Mulai Rp 1 Juta

PT Rumahku Tokenization Indonesia luncurkan platform investasi fractional ownership properti komersial berbasis blockchain. Investor ritel bisa beli "saham properti" mulai Rp 1 juta.

Diterbitkan oleh PT Rumahku Tokenization Indonesia

Aerial view of Jakarta's urban skyline showcasing modern skyscrapers and bustling city life.

Jakarta, 25 Mei 2026 — PT Rumahku Tokenization Indonesia secara resmi meluncurkan platform investasi properti berbasis tokenisasi blockchain pertama di Asia Tenggara yang beroperasi di bawah kerangka regulasi resmi. Platform ini memungkinkan investor ritel untuk memiliki kepemilikan fraksional atas properti komersial berkualitas tinggi — mulai dari gedung perkantoran Grade A, pusat perbelanjaan, hingga kawasan industri — dengan investasi minimum hanya Rp 1 juta per token. Peluncuran ini berlangsung setelah perusahaan memperoleh izin operasional dari OJK sebagai penyelenggara Securities Token Offering (STO) pada April 2026.

Rumahku Tokenization didirikan pada 2023 sebagai spin-off dari PT Rumahku Digital Realty, pengembang dan pengelola properti komersial dengan portofolio senilai Rp 6,8 triliun di Jakarta, Surabaya, dan Bali. Latar belakang sebagai pelaku industri properti membedakan Rumahku dari platform tokenisasi yang murni berfokus pada teknologi: perusahaan mengelola aset yang mereka tokenisasi secara langsung, sehingga memiliki kontrol penuh atas kualitas manajemen properti dan imbal hasil yang dihasilkan bagi pemegang token.

Pada tahap perdana, Rumahku Tokenization menawarkan empat properti dengan total nilai Rp 320 miliar yang dibagi menjadi 320 juta token senilai Rp 1.000 per token. Keempat properti tersebut adalah: Gedung Perkantoran Nusantara Tower lantai 12–15 di SCBD Jakarta (yield proyeksi 8,2 persen per tahun), Ruko Komersial Surabaya Barat (yield 7,8 persen), Gudang Modern Tangerang Selatan (yield 9,1 persen), dan Kios Ritel Lippo Karawaci (yield 7,5 persen). Distribusi imbal hasil dilakukan bulanan langsung ke dompet digital pemegang token.

Teknologi dan Keamanan Platform

Platform Rumahku Tokenization dibangun di atas jaringan blockchain Polygon yang memungkinkan biaya transaksi rendah dan throughput tinggi, ideal untuk penerbitan dan perdagangan token dalam volume besar. Setiap token mewakili hak kepemilikan fraksional yang dicatat secara on-chain dan dikelola melalui smart contract yang telah diaudit oleh firma keamanan blockchain CertiK. Untuk memenuhi persyaratan KYC/AML regulasi OJK, Rumahku bermitra dengan penyedia layanan verifikasi identitas digital Privy.id, memastikan setiap transaksi tercatat dan dapat diaudit oleh regulator.

Pasar properti komersial Indonesia diperkirakan akan tumbuh dari Rp 850 triliun pada 2025 menjadi Rp 1.340 triliun pada 2030 menurut riset Jones Lang LaSalle. Namun tingkat partisipasi investor ritel dalam kelas aset ini tetap di bawah 1 persen — jauh di bawah pasar maju seperti AS dan Australia di mana REIT (Real Estate Investment Trust) ritel sudah mainstream. Rumahku menargetkan kapitalisasi platform Rp 2 triliun dalam 24 bulan pertama dengan ekspansi ke Singapura dan Malaysia pada 2027 melalui izin yang sedang diproses dari regulator setempat.

Tentang PT Rumahku Tokenization Indonesia

PT Rumahku Tokenization Indonesia adalah platform investasi properti fraksional berbasis tokenisasi blockchain yang beroperasi di bawah pengawasan OJK sebagai penyelenggara Securities Token Offering. Perusahaan merupakan anak usaha dari PT Rumahku Digital Realty, pengelola portofolio properti komersial senilai Rp 6,8 triliun. Berbasis di Jakarta, Rumahku Tokenization berkomitmen mendemokratisasi akses investasi properti premium bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Informasi lebih lanjut dan pendaftaran investor tersedia di www.rumahku.token.id.

BagikanWhatsAppX / TwitterLinkedIn

Rilis ini didistribusikan via Pusat Rilis.

Publikasikan rilis Anda